Pendekatan Penelitian: Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Methods dalam Konteks Studi Islam
DOI:
https://doi.org/10.58738/jkp.v4i2.1211Keywords:
Pendekatan kualitatif, Pendekatan kuantitatif, Mixed methods, Paradigma penelitianAbstract
Penelitian ini mengkaji tiga pendekatan utama dalam metodologi penelitian: kualitatif, kuantitatif, dan mixed methods. Melalui metode kajian pustaka, penelitian ini menganalisis karakteristik, kekuatan, dan keterbatasan masing-masing pendekatan serta konteks penerapannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan kualitatif berfokus pada pemahaman makna dan konteks sosial, pendekatan kuantitatif menekankan pengukuran variabel dan generalisasi hasil, sedangkan mixed methods mengintegrasikan kekuatan keduanya untuk menghasilkan temuan yang lebih komprehensif dan valid. Pemilihan pendekatan harus mempertimbangkan karakteristik masalah, tujuan penelitian, dan paradigma keilmuan. Dengan pemahaman yang tepat, peneliti dapat merancang desain penelitian yang relevan, akurat, dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam konteks Studi Islam kontemporer.
References
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Creswell, J. W. (1994). Research design: Qualitative and quantitative approaches. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Denzin, N. K. (1994). The art and politics of interpretation. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), Handbook of qualitative research (pp. 500-515). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Herdiansyah, H. (2010). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Johnson, B. (2005). Educational research: Quantitative, qualitative, and mixed approaches (2nd ed.). Boston: Pearson Education.
Masrukhin. (2017). Metodologi penelitian kuantitatif. Kudus: Media Ilmu Press.
Moleong, L. J. (2013). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nasution, S. (2024). Triangulasi dalam penelitian mixed methods: Strengthening validity through multiple data sources. Jurnal Metodologi Penelitian, 15(2), 145-162.
Setiawan, R. (2025). Pragmatisme dalam penelitian kombinasi: Menjembatani kuantitatif dan kualitatif. Indonesian Journal of Educational Research, 10(1), 23-40.
Singarimbun, M., & Effendi, S. (2018). Metode penelitian survei. Jakarta: LP3ES.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Vebrianto, R., Thahir, M., Putriani, Z., Mahartika, I., & Ilhami, A. (2020). Mixed methods research: Trends and issues in research methodology. Bedelau: Journal of Education and Learning, 1(1), 63-73. https://doi.org/10.55927/bedelau.v1i1.179
Wijaya, M., Pratomo, C., Citta, L., & Efendi, H. (2025). Metodologi penelitian kombinasi: Pendekatan pragmatis dalam riset pendidikan dan sosial. Jakarta: Prenada Media.
Wiriaatmadja, R. (2008). Metode penelitian tindakan kelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Yusuf, A. M. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Jakarta: Kencana.


