Dampak Inflasi Dan Harga Pangan Terhadap Kesejahteraan Petani
DOI:
https://doi.org/10.58738/jaf.v2i1.1089Keywords:
inflasi, kesejahteraan petani, nilai tukar petaniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak inflasi dan fluktuasi harga pangan terhadap tingkat kesejahteraan petani di Indonesia. Dalam konteks perekonomian nasional, sektor pertanian memiliki peran strategis tidak hanya sebagai penyedia bahan pangan, tetapi juga sebagai penopang kehidupan sebagian besar masyarakat pedesaan. Namun, volatilitas harga dan tekanan inflasi yang tinggi seringkali mengurangi daya beli petani serta menurunkan nilai riil pendapatan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel inflasi dan harga pangan terhadap indeks Nilai Tukar Petani (NTP) sebagai indikator kesejahteraan. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia selama periode 2010–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif signifikan terhadap kesejahteraan petani, di mana peningkatan inflasi sebesar 1% dapat menurunkan NTP secara nyata. Sementara itu, harga pangan memiliki pengaruh positif namun tidak selalu signifikan, tergantung pada jenis komoditas dan efektivitas rantai distribusi. Ketika harga pangan naik secara moderat dan diikuti peningkatan harga jual hasil pertanian, kesejahteraan petani dapat meningkat. Namun, jika kenaikan harga pangan lebih disebabkan oleh biaya produksi dan distribusi yang tinggi, maka dampaknya justru menekan kesejahteraan. Penelitian ini merekomendasikan kebijakan stabilisasi harga pangan, pengendalian inflasi berbasis sektor riil, serta penguatan peran lembaga pemasaran pertanian agar nilai tambah dapat dinikmati petani. Selain itu, pemerintah perlu memperkuat akses petani terhadap input produksi yang terjangkau dan memperluas perlindungan sosial berbasis harga komoditas. Dengan demikian, kestabilan ekonomi makro dan kesejahteraan petani dapat terjaga secara berkelanjutan di tengah dinamika inflasi dan pasar global.
References
Arifin, B. (2022). Reformasi kebijakan harga pangan dan kesejahteraan petani. Jurnal Pangan dan Pertanian Berkelanjutan, 12(3), 134–149.
Fauzi, A., & Utami, D. (2020). Dampak kebijakan harga terhadap stabilitas pendapatan petani padi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pangan, 6(1), 21–35.
Gunawan, T., & Hartati, N. (2022). Efektivitas kebijakan subsidi input terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Jurnal Agriekonomika, 11(2), 97–110.
Hidayat, R., Pratama, Y., & Susilo, A. (2023). Kebijakan makroekonomi dan dampaknya terhadap sektor pertanian Indonesia. Jurnal Ekonomi Nasional, 11(4), 301–315.
Kurniawan, R., Nugroho, D., & Sari, M. (2020). Dinamika harga pangan dan dampaknya terhadap inflasi nasional. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(2), 112–124.
Lestari, M., & Wahyudi, R. (2022). Dampak kenaikan harga pangan terhadap daya beli masyarakat pedesaan. Jurnal Ketahanan Pangan dan Gizi, 10(2), 155–170.
Pratomo, H., & Dewi, L. (2023). Inflasi dan stabilitas harga pangan: Tantangan bagi kebijakan moneter Indonesia. Jurnal Keuangan dan Ekonomi Makro, 15(1), 77–93.
Putri, N., & Santoso, D. (2020). Analisis hubungan inflasi pangan dan pendapatan petani padi di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 7(1), 14–27.
Putra, A., & Indrawati, S. (2022). Peran digitalisasi pasar hasil pertanian dalam memperkuat kesejahteraan petani. Jurnal Inovasi Pertanian Modern, 4(2), 101–116.
Rahmawati, D., & Suryani, E. (2021). Pengaruh inflasi dan harga pangan terhadap kesejahteraan petani di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 19(3), 245–258.
Rachma, I., & Puspita, F. (2023). Hubungan antara biaya produksi dan harga jual hasil pertanian di tengah tekanan inflasi. Jurnal Ekonomi Pertanian Indonesia, 14(1), 33–48.
Ridwan, M., & Hanum, L. (2021). Analisis inflasi daerah dan implikasinya terhadap kesejahteraan rumah tangga tani. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 13(3), 188–204.
Samosir, J., & Kurniati, D. (2020). Ketimpangan distribusi harga dan pendapatan petani di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(2), 67–80.
Setiawan, T., & Widodo, A. (2021). Nilai tukar petani sebagai indikator kesejahteraan di era fluktuasi harga pangan. Jurnal Pembangunan dan Kebijakan, 9(2), 90–104.
Siregar, F., & Mulyani, A. (2022). Rantai distribusi hasil pertanian dan kesejahteraan petani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(1), 56–69.
Suhendra, Y., & Malik, Z. (2023). Ketahanan ekonomi petani di tengah fluktuasi inflasi nasional. Jurnal Kebijakan Pertanian dan Pembangunan, 5(1), 55–69.
Wijayanti, R., & Hasan, N. (2024). Analisis integrasi pasar dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan petani di Indonesia. Jurnal Ekonomi Agraria dan Bisnis, 12(1), 66–82.
Wulandari, A., & Nasution, I. (2021). Analisis peranan kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi pangan. Jurnal Ekonomi Regional Indonesia, 9(4), 198–212.


