Analisis Data Panel Produksi Pertanian di Provinsi Indonesia

Authors

  • Imam Sanan SMK Dinamika Insan Mandiri

DOI:

https://doi.org/10.58738/jaf.v3i1.1049

Keywords:

data panel, produksi pertanian, luas lahan, tenaga kerja, fixed effect model

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi pertanian di beberapa provinsi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan data panel. Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, baik sebagai penyedia bahan pangan maupun penyerap tenaga kerja. Namun, produktivitas sektor ini masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan lahan, fluktuasi iklim, dan ketimpangan infrastruktur antarwilayah. Oleh karena itu, analisis berbasis data panel digunakan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika produksi pertanian antarprovinsi dan antarwaktu. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode 2015–2023 untuk 34 provinsi di Indonesia. Variabel yang digunakan meliputi produksi pertanian sebagai variabel dependen, serta luas lahan, tenaga kerja, penggunaan pupuk, dan investasi pertanian sebagai variabel independen. Analisis dilakukan dengan metode regresi data panel menggunakan model Fixed Effect Model (FEM) dan Random Effect Model (REM), kemudian diuji dengan Hausman Test untuk menentukan model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi pertanian, sedangkan penggunaan pupuk dan investasi pertanian berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Secara keseluruhan, model Fixed Effect memberikan hasil estimasi yang lebih baik dibandingkan Random Effect, menunjukkan adanya perbedaan karakteristik antarprovinsi dalam memengaruhi tingkat produksi pertanian. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan berbasis wilayah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian nasional.

References

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Pertanian Indonesia 2015–2023. Jakarta: BPS RI.

Badan Koordinasi Penanaman Modal. (2023). Laporan Investasi Sektor Pertanian Indonesia. Jakarta: BKPM.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2012). Basic Econometrics (5th ed.). New York: McGraw-Hill.

Greene, W. H. (2018). Econometric Analysis (8th ed.). New York: Pearson Education.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Laporan Tahunan Kinerja Sektor Pertanian. Jakarta: Kementan RI.

Saragih, R. A. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pertanian di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia, 10(2), 115–130. https://doi.org/10.21009/jepi.102.115

Fitriani, L. (2021). Pengaruh luas lahan, tenaga kerja, dan penggunaan pupuk terhadap hasil produksi padi di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(1), 45–57.

Susanto, H. (2019). Investasi dan produktivitas sektor pertanian di Indonesia: Analisis empiris menggunakan data panel. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian, 7(3), 221–235.

Timmer, C. P. (2017). Structural transformation and agricultural development in Southeast Asia. Asian Journal of Agriculture and Development, 14(2), 1–22.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic Development (13th ed.). New York: Pearson Education.

Yuliana, D., & Sari, M. P. (2020). Pengaruh faktor produksi terhadap output pertanian di Indonesia: Pendekatan panel data. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 11(4), 289–302.

World Bank. (2022). Indonesia Agriculture Sector Review: Toward Resilient and Inclusive Growth. Washington, D.C.: The World Bank Group.

Downloads

Published

2026-05-19

How to Cite

Sanan, I. (2026). Analisis Data Panel Produksi Pertanian di Provinsi Indonesia. JAF: Journal of Agricultural and Farming, 3(1), 17–26. https://doi.org/10.58738/jaf.v3i1.1049