Analisis Potensi Pencemaran Laut akibat Penggunaan Zat Kimia Beracun Cat Antifouling pada Lambung Kapal

Authors

  • Yuni Mariah Akademi Maritim Djadajat
  • Amalil Aziz Akademi Maritim Djadajat
  • Erin Busrian Akademi Maritim Djadajat

DOI:

https://doi.org/10.58738/diversity.v3i2.1330

Keywords:

Pencemaran laut, cat antifouling, logam berat, organisme laut

Abstract

Pencemaran laut adalah kotoran atau hasil buangan aktivitas makhluk hidup yang masuk ke dalam laut. Penggunaan cat anti organisme menempel (antifouling) kapal merupakan salah satu sumber pencemar logam berat di laut,sedimen di dekat dok dan tempat sandar kapal  yang dapat merusak laut dan membunuh kehidupan di laut.    Logam berat seperti Cu dan Pb merupakan  polutan di perairan laut yang berasal dari lepasnya cat antifouling ke laut yang banyak digunakan pada lambung kapal. Industri galangan kapal dan pengecatan antifouling pada kapal berpotensi sangat besar menimbulkan pencemaran logam berat tembaga (Cu) dan timbal (Pb). Logam berat yang  terdapat di perairan laut   berbahaya baik secara langsung   maupun tidak langsung terhadap kehidupan organisme dan kesehatan manusia, karena bila logam berat tersebut tercemar di perairan laut akan mengalami penumpukan pada  organisme laut  dan   konsentrasi yang  tinggi logam berat dapat bersifat racun yang dapat membunuh organisme laut di dasar kapal.

References

Chen, L., & Lam, J. C. W. (2017). SeaNine 211 as antifouling biocide: A coastal pollutant of emerging concern. Journal of Environmental Sciences, 61, 68–79. [https://doi.org/10.1016/j.jes.2017.03.040](https://doi.org/10.1016/j.jes.2017.03.040)

Gizer, G., Önal, U., Ram, M., & Sahiner, N. (2022). Biofouling and mitigation methods: A review. Biointerface Research in Applied Chemistry, 13(2), 185. [https://doi.org/10.33263/BRIAC132.185](https://doi.org/10.33263/BRIAC132.185)

IMO. (2001). International Convention on the Control of Harmful Anti-fouling Systems on Ships. International Maritime Organization.

Li, L., Hong, H., Cao, J., & Yang, Y. (2023). Progress in marine antifouling coatings: Current status and prospects. Coatings, 13(11), 1893.

Muktasar. (2007). Pencemaran pesisir dan laut. Pradya Paramita.

Palar, H. (2004). Pencemaran dan toksikologi logam berat. PT Rineka Cipta.

U.S. Naval Institute. (1952). Marine fouling and its prevention. George Banta Publishing Co.

Downloads

Published

2026-02-27

How to Cite

Mariah, Y. ., Aziz, A. ., & Busrian, E. . (2026). Analisis Potensi Pencemaran Laut akibat Penggunaan Zat Kimia Beracun Cat Antifouling pada Lambung Kapal. DIVERSITY: Journal of Multi Science Linearity, 3(2), 61–69. https://doi.org/10.58738/diversity.v3i2.1330